Kembali ke Knowledge Center
Administrasi Terakhir diperbarui: 10 Juli 2026

Perbedaan Mendasar RPP, RPM, dan RPPM dalam Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka

Banyak guru masih bingung dengan munculnya istilah baru. Mari kita bahas perbedaan durasi, tujuan utama, dan komponen wajib di antara RPP, RPM, dan RPPM.

Perkembangan Kurikulum Merdeka dan kebijakan Kemendikdasmen di tahun 2025/2026 mendorong adopsi prinsip Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Dalam implementasi praktisnya, guru-guru di Indonesia diperkenalkan pada dokumen administrasi baru seperti RPM dan RPPM.

Namun, apakah berkas RPP lama benar-benar dibuang? Dan bagaimana cara mengaitkannya agar guru tidak mengerjakan administrasi ganda? Simak pemaparannya di bawah ini.

Tabel Perbandingan RPP vs RPM vs RPPM

Aspek RPP Konvensional RPM (Harian/Unit) RPPM (Mingguan)
Fokus Utama Penyelesaian urutan bab kurikulum dan langkah ajar guru. Kedalaman pemahaman murid lewat 3 pilar (Mindful, Meaningful, Joyful Learning). Pemetaan alur mengajar dan alokasi JP per pekan untuk satu unit/bab.
Rentang Waktu Biasanya per kali pertemuan (2 JP / 3 JP). Per pertemuan atau per sub-topik esensial. Per pekan (skala 1 minggu penuh atau satu unit bab).
Komponen Inti Tujuan, Langkah Kegiatan, Asesmen akhir. Big Ideas, Pertanyaan Pemantik, Pilar DL, Asesmen Diagnostik & Formatif, KKTP. Tabel sebaran aktivitas harian, rencana evaluasi harian, lampiran LKPD pendukung.

1. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

RPP adalah dokumen lama yang lazim digunakan sejak Kurikulum 2013 hingga awal Kurikulum Merdeka. Sifatnya instruksional dan terfokus pada skenario langkah guru saat berdiri di depan kelas. RPP masih sah digunakan, namun disarankan untuk mulai disempurnakan dengan pilar Pembelajaran Mendalam agar murid lebih aktif berpartisipasi.

2. RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam)

RPM merupakan penyempurnaan RPP. Di dalam dokumen RPM, guru tidak lagi sekadar mendikte langkah, melainkan menuliskan Ide Utama (Big Idea) dan Pertanyaan Pemantik. Struktur kegiatannya harus secara eksplisit mencantumkan bagaimana guru mengintegrasikan pilar Pembelajaran Mendalam: Mindful Learning (keunikan murid), Meaningful Learning (berpikir kritis), dan Joyful Learning (pembelajaran menyenangkan).

3. RPPM (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam Mingguan)

RPPM merupakan pemetaan taktis berskala mingguan. Dalam Kurikulum Merdeka, aktivitas kelas tidak dapat dipisahkan secara kaku per jam pertemuan. Sering kali sebuah eksperimen atau proyek membutuhkan waktu beberapa hari. Di sinilah RPPM membantu guru mengelompokkan jam pelajaran (JP) dalam satu pekan agar pilar Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning dapat terdistribusi secara seimbang.

Solusi Cepat Guru Indonesia

Ingin Membuat RPM & RPPM Secara Praktis?

GuruDokAI memfasilitasi pembuatan RPP, RPM, RPPM, hingga modul ajar lengkap siap cetak secara sinkron menggunakan generator AI terintegrasi kami.

Referensi Resmi Kebijakan

Panduan komparatif dan teknis penyusunan administrasi guru ini merujuk pada regulasi resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) Kurikulum Merdeka BSKAP, serta Buku Saku Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) 2025/2026.